Nov 26

raditya komputer jakarta

Skill dalam urusan pekerjaan menjadi modal utama untuk kita mengembangkan diri kemampuan kita, terlebih bagi seorang calon akuntan atau orang akuntansi pada umumnya, skill teknis akuntansi tergolong yang utama, wajib untuk dikuasai. Apakah dengan menguasai akuntansi saja sudah cukup untuk bekerja di bidang Akuntansi? Menurut pengalaman saya, mau kerja dimanapun (di perusahaan, di KAP, free lance, konsultan), menguasai skill akuntansi saja tidak cukup. Lalu, skill tambahan apa saja, di luar akuntansi, yang wajib dikuasi oleh orang akuntansi?

Oke. pada hakekatnya skill apapun pasti ada manfaatnya. Hanya saja kapasitas dan kemampuan kita  dalam menguasai suatu ketrampilan, ada batasnya. Meskipun mungkin setiap keterampilan bisa dipelajari, tetap saja kita terbatasi oleh waktu.

Oleh sebab itu, menurut saya yang paling masuk akal adalah berfokus pada skill yang relevan saja. Relevan dalam hal ini maksudnya : dapat memperlancar pekerjaan kita di bidang akuntansi—yang dalam jangka panjang tentunya dapat mempercepat kenaikan jenjang karir. Tidak terlalu banyak menghabiskan waktu, energi dan biaya, untuk menguasai skill yang tidak relevan.

Skill Komputer Untuk Orang Akuntansi

raditya komputer jakarta

Saat ini, terutama di wilayah perkotaan, komputer sudah digunakan secara luas. Hampir semua orang (dari usia 8 tahun hingga dewasa) sudah bisa menggunakan komputer.

Hanya saja, aplikasi komputer itu jumlah dan ragamnya banyak untuk berbagai keperluan yang berbeda (mulai dari ngobrol dengan teman, browsing internet, dengar musik, nonton video, menulis naskah, buat gambar/grafis, bikin tabel, menghitung, menganalisa, hingga mengelola keuangan perusahaan).

Pertanyaannya : aplikasi komputer apa saja yang perlu di kuasai oleh orang akuntansi?

Saya mulai dari yang paling dasar dan vital :

raditya komputer jakarta

1. Aplikasi Pengolahaan Kata

Yang paling lumrah digunakan adalah Ms Word (untuk komputer berbasis Windows). Saya pikir, bekerja di bidang apapun, di perusahaan jenis apapun, sedikit-banyaknya pasti menggunakan aplikasi ini, termasuk bidang akuntansi. Staf accounting yang bekerja di perusahaan perlu membuat surat tagihan ke pelanggan misalnya. Chief accountant perlu membuat penjelasan detail isi laporan keuangan. Seorang auditor perlu membuat surat konfirmasi utang-piutang dengan pelanggan dan supplier perusahaan yang diperiksa. Dan lain sebagainya.

2. Aplikasi Pengolahaan Arsip 

Yang paling lumrah digunakan adalah Ms Explorer. Iya. Aplikasi ini termasuk sangat standar, hampir semua orang bisa menggunakannya. Iya lah, apa susahnya menghafalkan perintah copy, paste, search, rename, save, open, klik, drag-drop? Untuk komputer yang isinya cuma 1000 file ya memang semudah itu. Seorang yang sudah bekerja lebih dari 5 tahun, akan memiliki puluhan ribu file dalam ratusan (jika tidak ribuan) folders. 

Bisa anda bayangkan ketika di saat-saat kritis (menjelang jam pulang), atasan tiba-tiba minta dikirimi arsip 3 atau 5 tahun yang lalu, yang anda sendiri sudah lupa nama folder dan nama filenya. Saya sering mengukur kinerja seorang staf dari tugas yang kelihatannya remeh-temeh seperti itu; jika seorang staf butuh waktu lebih dari 3 menit hanya untuk mencari suatu file/nota/etc, sudah pasti arsipnya acak-acakan—perlu saya inspect.

Saya tidak mengatakan itu sulit, tetapi perlu keterampilan mengorganisasikan arsip digital yang baik untuk bisa bekerja secara efisien, tentu saja termasuk aspek keamanannya, karena data akuntansi dan keuangan rata-rata bersifat rahasia.

3. Aplikasi Pengolahan Angka

Yang paling lumrah digunakan adalah Ms Excel. Aplikasi yang satu ini vital bagi orang Akuntansi. Bahkan dilingkungan kerja yang menggunakan software akuntansi paling canggihpun, aplikasi pengolahan angka macam Ms Excel tetap diperlukan. Sama halnya dengan Ms Word dan Explorer, Excel-pun fiturnya sangat banyak, mulai dari yang paling basic sampai dengan yang advance—untuk mengakomodasi kebutuhan pengguna, sesuai dengan tingkat kemahirannya. 

Khusus di Excel, sampai fitur mana yang dibutuhkan oleh sorang akuntan dan pegawai accounting pada umumnya? Sebelum jauh-jauh berpikir tentang fitur, hal mendasar yang wajib bagi seorang akuntan dan pegawai accounting adalah kemahiran menggunakan tombol-tombol angka dengan cepat—yang dalam keyboard biasanya ditempatkan khusus di ujung kanan (yang sering disebut ‘num lock’). 

Seseorang yang sangat mahir menggunakan tonbol num-luck, bisa mengetik angka berdigit panjang dengan cepat tanpa melihat keyboard (misal: angka Rp 2,534,678,059,00) secara terus menerus berjam-jam dengan akurasi yang tetap terjaga. Kemahiran seseorang menggunakan aplikasi excel bisa terlihat dari kecepatannya mengolah data yang berupa angka, bisa memecahkan persoalan logis dengan membuat formula, dan membuatnya bisa bekerja secara otomatis.

4. Aplikasi Penglohan Data dan Pemrograman Dasar (otomatisasi) 

Yang lumrah digunakan adalah Visual Basic (VB). Ini wajib bagi akuntan dan orang akuntansi pada umumnya. Meskipun, kebanyakan software akuntansi saat ini sudah disertai pengelolaan data base, namun kapasitasnya masih terbatas, jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan visual basic.

Untuk volume yang besar, orang akuntansi kadang terpaksa memindahkan dan mengelola datanya di visual basic. Di samping itu, dengan visual basic, orang akuntansi bisa merancang alur data dan mengotomatisasikannya sesuai kebutuhan, tidak didikte oleh software akuntansi yang dibuat oleh pihak lain. MisalnyaUntuk sistim akuntansi biaya (costing), software akuntansi kebanyakan menggunakan metode langsung (direct costing).

Software akuntansi yang agak advance (seperti buatannya SAGE) sudah menggunakan metode standar, tetapi tetap saja hanya satu metode yang diasumsikan akan digunakan untuk semua aktivitas cost. Sistim costing yang bagus, menurut, adalah yang hybrid (menggabungkan beberapa macam metode), untuk dapat menghasilkan informasi cost yang paling mendekati kondisi sebenarnya, sehingga bisa dijadikan input pengambilan keputusan yang lebih efektif. Karena itu tidak mungkin dilakukan di software akuntansi, maka seorang akuntan yang pintar, akan memilih untuk merancang sistim costing sesuai dengan yg dibutuhkannya dengan aplikasi pengolahan data dan pemograman dasar, seperti Visual Basic.

5. Berbagai Macam Software Akuntansi

Saat ini sebagian besar perusahaan bersakala menengah ke atas sudah menggunakan software akuntansi, dalam berbagai tingkatan dari software yang menggunakan fitur paling basic (sepertiMyobdan QuickBooks) sampai yang berbasis ERP/MRP macam SAP BusinessOne. Tentunya sangat tergantung pada tingkat kebutuhan perusahaan sesuai dengan kompleksitas operasionalnya.

Kehadiran software akuntansi, di dalam perusahaan, sangat bermanfaat bagi pekerjaan akuntansi. Seperti aplikasi-aplikasi lainnya (Ms. Words, Ms. Explorer dan Ms. Excel), software akuntansi macam apapun fungsinya tetap sebatas alat bantu untuk mempercepat proses pekerjaan. Untuk permulaan, minimal bisa mengoperasikan software akuntansi yang basic-basic (seperti Myob danQuickBooks). Seiring pengalaman, nanti bisa mulai belajar menggunakan software akuntansi yang fiturnya lebih kompleks.

6. Mobilisasi Data

Yang saya maksud dengan mobilisasi data dalam hal ini adalah mengkonversikan dan memindahkan data (apapun bentuknya, entah itu berupa angka atau kata). Data yang diolah dalam suatu aplaikasi (entah itu di word, excel atau software akuntansi), tersusun dengan unik sesuai dengan karakter aplikasinya, yang lumrah disebut dengan ‘format’.

Sehingga dengan kalimat lain, masing-masing aplikasi menghasilkan format data yang berbedaMasalah utamanya : tidak ada satu aplikasipun yang bisa sungguh-sungguh bekerja secara mandiri untuk menuntaskan suatu pekerjaan dari awal hingga rampung. Misalnya: Untuk melakukan analisa cash flow, seorang akuntan perlu mengkonversikan format data yang dihasilkan dari software akuntansi ke format kata (text) terlebih dahulu, kemudian dari format text dikonversikan ke format angka (excel), untuk kemudian dipindahkan dan diolah di Ms Excel. Contoh kasus lainnya: kantor pusat minta dikirimi data transaksi masih dalam format aslinya (belum dimodifikasi). Jika dikirimkan via email volumenya terlalu besar, sehingga harus dikomunikasikan via network.

Untuk itu perlu dikonversikan de dalam format ODBC sehingga bisa diupload ke aplikasi yang digunakan di kantor pusat. Adakalanya, jika bekerja secara remote(jarak jauh), dimana data dikomunikasikan via web yang tersentralisasi, suatu data keuangan harus diformat ke bentuk HTML atau XTML terlebih dahulu sebelum diupload ke web. Seseorang yang bekerja di bidang akuntansi harus mahir mengkonversikan dan memindahkan data dari satu aplikasi ke aplikasi lainnya, termasuk mobilisasi data lewat jaringan (network).

Itulah beberapa skill komputer, menurut saya, yang relevan bagi orang akuntansi.

Kemahiran atau kelemahan dalam penguasaan skill aplikasi-apalikasi komputer di atas, bisa membuat pekerjaan akuntansi menjadi lebih sulit atau lebih mudah, lebih cepat atau lebih lambat, lebih akurat atau lebih banyak kesalahan, lebih rapi atau lebih berantakan.

Memang tidak ada salahnya untuk belajar menggunakan aplikasi komputer lainnya yang mungkin ragam dan jumlahnya tak terhitung. Tetapi perlu mempertimbangkan efektifitasnya; sejauhmana aplikasi tersebut bisa memperlancar pekerjaan kita sehari-hari, sejauh mana aplikasi-aplikasi itu bisa membuat pekerjaan kita di akuntansi menjadi lebih mudah, akurat dan rapi

Aplikasi presentasi (Power Point atau Visio) misalnyamungkin diperlukan jika bekerja di perusahaan konsultan (presentasi di hadapan calon klien). Apliaksi yang sama juga dibutuhkan oleh mereka-mereka yang sudah menduduki jabatan setingkat manajemen, yang setiap awal dan akhir periode perlu mempresentasikan laporan kinerja perusahaan dari perspektive keuangan. Tapi belum mendesak bagi staf lain yang lebih banyak bergelut dengan aktivitas pengolahan data dengan menggunakan software akuntansi dan Ms Excel.

raditya komputer jakarta

Demikian artikel tentang keahlian ilmu komputer untuk seseorang yang bergelut dalam bidang akuntansi terlebih sebagai penunjang karir kita yang ruang pekerjaannya berhubungan dengan akuntansi. Ada banyak lembaga kursus komputer yang bisa jadikan Anda untuk memperdalam ilmu komputer khususnya komputer akuntansi. Raditya Komputer Group barangkali bisa menjadi alternatif untuk memperdalam ilmu komputer akuntansi Anda, tersedia berbagai macam kursus pelayanan program privat komputer yang utama di kursus komputer Microsof Office Professional.

Tunggu gusy artikel-artikel kami selanjutnya yang lebih menarik lagi, semoga bermanfaat dan salam sukses!!

 

KANTOR PUSAT  LEMBAGA KURSUS RADITYA KOMPUTER
Jalan Rorotan 1 Komp. Green Garden Blok A14 No. 04 Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara
VIA TELP : 081280152007
Via WA : 08118288812

 

Tags: , ,

Categories: Uncategorized


Leave a Reply



Info Penting untuk Sobat..close